wah….cerahnya siang itu
pantai berbatu disela-sela hutan mangroove
kawasan muara sungai yang mempertemukan air tawar dan asin
wah….cerahnya siang itu
pantai berbatu disela-sela hutan mangroove
kawasan muara sungai yang mempertemukan air tawar dan asin
Lawang Sewu tentunya sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat yang berdomisili di Jateng dan sekitar, terutama warga Semarang. yaaa…suatu bangunan bekas peninggalan jaman kolonial Belanda yang multi fungsi dan berdiri kokoh dengan megahnya.
julukan “lawang sewu” berasal dari bahasa jawa yang artinya “seribu pintu”, hal ini dikarenakan faktanya dapat ditemui banyaknya pintu yang terpasang pada bangunan ini.
megahnya disain arsitektur jaman kolonial dapat kita saksikan pada bangunan ini, bahkan sebagian material yang terpasang pada bangunan ini masih asli peninggalan jaman kolonial. material tersebut ada yang berasal dari dalam negeri maupun belanda.
merupakan bangunan pencakar langit pada zamannya tidak mengurangi fungsi gedung ini, yang pada awalnya merupakan perkantoran kereta api. saat ini, gedung direncanakan untuk difungsikan kembali menjadi kantor perkeretaapian. so…buat anda yang penasaran, silakan kunjungi dan saksikan sendiri situs wisata sejarah ini karena masih banyak spot yang belum dapat kami dokumentasikan…selamat berwisata =)
badai pasti berlalu…itulah kutipan yang diambil dari sebuah kata bijak. namun badai kali ini benar-benar nyata adanya dan memang sudah hampir berlalu…
setelah badai berlalu, yang tersisa adalah air hasil curahan dari langit…tak terkecuali pada dedaunan ini, mereka tampak lebih segar dari sebelumnya…
dari kejauhan tampak langit berawan yang sangat indah, meskipun dibawah matahari terik, tetap saja udara yang begitu segar dapat terhirup dari sini…ya….jumat itu, di suatu sudut kota Sangatta, tepatnya di kawasan bukit pelangi, setelah saya melepas letih dan mencari tempat ibadah, tak disangka saya melihat suatu bangunan megah tepat di belakang kantin yang hanya dibatasi pepohonan dan semak belukar.
nahlo…setelah mendekat keadaan menjadi 180 derajat.dari pemandangan mesjid yang kelihatannya di tengah semak belukar, ternyata tongkrongan disini oke punya.selidik punya selidik ternyata mesjid ini memang di bangun di areal bangunan pemerintahan kota ini sehingga kebanyakan pengguna mesjid adalah pejabat pemerintah dan masyarakat sekitar
tak kalah kagumnya saya melihat empat menara dengan corak hijau yang memperjelas kesan kemegahan bangunan ini. semoga para penggunanya dapat beribadah dengan nyaman.
asyiknya jalan-jalan sore setelah menghabiskan waktu seharian berkutat dengan pekerjaan. di sini, di suatu sudut kota balikpapan menghadirkan suasana kuliner di tepi laut.penasaran? silakan kunjungi objek wisata melawai
nah…mari menikmati hidangan kuliner kaki lima sambil menikmati suasananya….selamat makaaaaaaann….
gmn perasaan anda saat melihat gambar ini? renang yukkk